Senin, 17 Oktober 2016

Cara Membuat HTML

HTML atau Hypertext Markup Language adalah dasar dari semua halaman web di internet. Jika anda ingin mempelajari cara membuat website, maka Tutorial Belajar HTML Dasar Untuk Pemula di duniailkom ini adalah langkah pertama anda.

Duniailkom telah mempersiapkan 15 tutorial HTML dasar yang ditujukan untuk pemula yang ingin mempelajari HTML dari awal. Dalam tutorial ini kita akan mempelajari tentang pengertian HTML, cara membuat file HTML, berkenalan dengan tag dan atribut HTML, hingga membahas tag-tag penting HTML, seperti tag <a>, tag <img>, <table>, dan tag <form> HTML.
Dalam mempelajari HTML, harap diingat bahwa HTML dirancang untuk membuat struktur dasar dari halaman web. Jika anda ingin merubah tampilan dari sebuah tag, misalnya ingin membuat background paragraf berwarna merah, atau ingin memberi efek bayangan pada gambar, sebaiknya menggunakan CSS, bukan langsung dari HTML.
Tutorial ini ditujukan sebagai tutorial singkat untuk membuat halaman web sederhana dengan cepat.

Dari percobaan ini kita dapat melihat bahwa setiap halaman HTML harus diakhiri dengan extensi .html. Anda mungkin juga akan menemukan beberapa halaman juga memiliki ekstensi .htm, eksetensi ini digunakan untuk mendukung Windows versi lama yang masih menggunakan ekstensi 3 huruf di belakang sebuah file.


Setelah Web Browser selesai diinstal, dan Text Editor sudah tersedia, kali ini kita akan membahas tentang cara menjalankan file HTML dari web browser.

Untuk memudahkan dalam mengakses file, sebaiknya buat sebuah folder “BelajarHTML” di Drive D. Folder ini akan kita jadikan tempat seluruh halaman HTML yang akan dibuat.
Selanjutnya, buka aplikasi Notepad++ , atau aplikasi text editor lainnya, lalu ketik text berikut ini:
 1
Selamat Pagi Dunia, Hello World!

Save teks diatas sebagai hello.htmlpada folder BelajarHTMLSetelah itu jalankan file hello.html kita dengan cara double klik file tersebut, atau klik kanan –> Open With –> Firefox (jika anda menggunakan web browser firefox)


Menjalankan File HTML


Selamat! file HTML kita sudah dapat berjalan, walaupun sebenarnya belum ada satupun kode HTML didalamnya.


Dari percobaan ini kita dapat melihat bahwa setiap halaman HTML harus diakhiri dengan extensi .html. Anda mungkin juga akan menemukan beberapa halaman juga memiliki ekstensi .htm, eksetensi ini digunakan untuk mendukung Windows versi lama yang masih menggunakan ekstensi 3 huruf di belakang sebuah file.



Apa yang kita lakukan disini adalah menjalankan file HTML dari komputer lokal. Perhatikan bagian alamat pada web browser, diawali dengan “file:///” lalu diikuti dengan alamat file HTML yang disimpan dalam komputer, misalnya: “D:/BelajarHTML/hello.html“. Artinya, kita tidak mesti online untuk membuat dan menjalankan file HTML.





Sumber  :http://www.duniailkom.com/belajar-html-part-4-menjalankan-file-html/

Cara Membuat PHP

PHP adalah sebuah bahasa script yang sangat bagus dan merupakan pasangan yang pas untuk bahasa HTML. Dengan kemampuan PHP untuk membuat website yang dinamis serta keindahan desain menggunakan HTML, maka nyaris tidak ada yang tidak dapat dilakukan gabungan kedua bahasa ini di dunia web. Enaknya lagi, PHP ini merupakan bahasa yang sangat mudah (bagi yang pernah mempelajari C atau bahasa pemrograman lain akan sangat merasakan perbedaaan ini. Contoh salah satu perbedaan yang paling terasa adalah bahwa kita ndak usah repot-repot deklarasi variabel di awal, kalau butuh variabel tinggal pakai).Kelebihan lain PHP adalah lisensinya yang open source, artinya selain boleh make secara gratis kamu memiliki keuntungan tambahan yaitu tersedia banyak sekali materi pendukung yang tersebar di Internet (salah satunya di situs ini). Setelah kita memahami dasar-dasarnya, akan sangat mudah bagi kita untuk mengembangkan kemampuan kita karena ada begitu banyak materi tentang PHP yang bisa kita pelajari lebih lanjut.Saya sangat menyarankan agar kamu mempelajarilebih lanjut pembuatan website menggunakan PHP ini dengan cara mempelajari script-script PHP yang sudah ada. Tentu saja dimulai dari yang sederhana dulu, dan nantinya akan meningkat ke yang lebih kompleks seiring perkembangan kemampuan kita.kode-kode PHP anda akan disisipkan di antara kode-kode HTML. Sebagai akibatnya, PHP dan HTML akan sama-sama kita tulis dalam bentuk teks biasa. Kode PHP anda (misalnya dalam contoh di bawah ini  adalah sebuah halaman yang menampilkan kata-kata “Anda berada di situs Prothelon!”) akan berada di sela-sela kode-kode dalam sebuah file HTML yang berekstensi .php, bukan .htm atau .html seperti biasanya.Contoh halaman dari penjelasan tersebut adalah sebagai berikut. Perhatikan contoh aturan penulisan kode PHP ini :1<html>2<head>3<title> Contoh Halaman PHP </title>4</head>5<body>6<font color="blue">PHP kode saya akan membuat halaman ini menampilkan:</font>7<p>8<?php9print("Anda berada di situs Prothelon!");10?>11</body>12</html>Nah, perhatikan contohdi atas. Anda mungkin sudah mulai memahami cara kerja PHP dan HTML. HTML tetap diperlakukan sebagaimana HTML persis seperti HTML tanpa kode PHP, tetapi semua kode yang berada di antara tag akan dianggap kode PHP dan diproses oleh server PHP.Ingat kan? Hasil output dari proses PHP itu yang akan ditampilkan oleh HTML ke browser. Perhatikan bahwa jika anda menyimpan file dengan ekstensi.htm/html, maka browser juga akan muncul akan menampilkan juga tag php namun tidak memprosesnya, sehingga muncul seperti ini:1<?php2print("Anda berada di situs Prothelon!");3?>Sedangkan jika anda menyimpan dalam ekstensi.php, maka yang muncul hanya: Anda berada di situs Prothelon!Gitu….Pengen belajar sambil praktek? klik di sini.Cara Penulisan Kode PHPSetelah anda memahami bagaimana sebuah kode PHP dan HTML dikawinkan dan diproses, sekarang saatnya bagi anda untuk mempelajari aturan-aturan dasar penulisan sintaks PHP. Aturan-aturandasarnya secara singkat adalah sebagai berikut:Penamaan File PHPFile PHP anda harus disimpan dengan ekstensi .php (jika anda menemukan file dengan  ekstensi .php3 atau phtml maka kemungkinan besar file-file tersebut ditulis menggunakan PHP versi 3 ke bawah). Seperti sudah saya jelaskan sebelumnya, file-file tersebut akan disimpan sebagai file teks biasa. (Artinya kita ndak butuh editor khusus kalau kepepet, cukup notepad. Namun perlu diingat bahwanotepad tidak memunculkan nomor baris yang akan kita perlukan saat melakukan debugging jika ada masalah dengan kode kita).Komentar PHPKomentar adalah bagian penting dalam kode PHP yang anda buat. Anda akan memerlukan komentar ini untuk membantu mengingat lagi kegunaan sebuah blok kode nantinya. Anda harus membiasakandiri untuk menuliskan catatan tentangkode-kode anda dengan tag komentar, sehingga sifat manusiawi kita yang pelupa bisa terbantu jika suatu saat anda perlu mereview kembali kode-kode yang pernah anda buat. Cara untuk membuat komentar yang tidak ingin anda tampilkan atau eksekusi adalah  dengan menambahkan “//” di awal baris atau mengapit komentar dengan “/*” dan “*/”jika perlu membuat komentar yang panjang:1<?php2// Baris ini akan diabaikan. Catatan untuk kita sendiri:3// Saya membuat script ini sambil4//Membaca, berenang dan menyelam.5print("Anda berada di situs Prothelon!");6/*7Tiga baris berikut ini juga akan diabaikan.8Dan jangan lupa untuk kembali ke situs ini setiap minggu9untuk melihat artikel/tutorial baru!10*/11?>Semoga BermanfaatSumber :http://prothelon.com/belajar/category/belajar-php